GudangMovies21

Everest

Everest    

PG-13 121 min AdventureBaratDramaThriller

7.4
IMDB: 7.4/10 40,203 votes

N/A

UK, USA, Iceland

11026

Report error

Diisi dengan premis bertahan hidup luar biasa yang diadaptasi dari peristiwa nyata, ini adalah kisah ketika manusia harus bertekuk lutut melawan alam yang di dalamnya dipenuhi nama-nama besar di jajaran cast-nya. Ya, susah untuk menolak pesona Everest dengan segala potensi yang dimilikinya meski pada akhirnya saya mendapati bahwa film garapan sutradara 2 Guns, Baltasar Kormákur ini sebenarnya tidak lebih dari sekedar drama survival biasa. Setelah pendakian Himalaya menuju puncak Everest dari mustahil menjadi ‘mudah’ dilakukan, banyak orang yang kemudian memanfaatkannya untuk mencari rejeki dengan membuka usaha jasa tur menuju Everest, masalahnya tidak peduli seberapa hebat dirimu sebagai pendaki, namun terkedang alam begitu susah ditebak.

ituqq

Sseperti yang pernah terjadi sembilan belas tahun silam, tepatnya bulan Mei 1996, dunia dikejutkan dengan tragedi Mount Everest yang menewaskan 12 orang pendakinya, menjadikan peristiwa tersebut sebagai salah satu momen terburuk dalam sejarah pendakian puncak tertinggi di dunia itu. Mencoba mereka ulang peristiwa naas tersebut dalam media film, Kormákur menerjemahkan naskah garapan William Nicholson dan Simon Beaufoy yang diambil dari berbagai sumber, salah satunya dari novel best seller Into Thin Air-nya Jon Krakauer, jurnalis yang selamat dari insiden 1996.

Yang menarik adalah bagaimana pendekatan yang dilakukan Kormákur ketika mencoba membangun segalanya agar terlihat dan terasa nyata. Satu hal yang menonjol adalah kualitas teknis sinematiknya. Kombinasi set dan dukungan spesial efek, baik visual maupun audio harus diakui, jempolan. Kormákur berhasil menyajikan pemandangan pegunungan Himalaya yang detil, indah sekaligus menakutkan, lengkap dengan segala rintangan sulit dan tak terduga macam hempasan udara dingin menusuk tulang, deru suara angin bercampur badai mengerikan, menghasilkan sebuah pengalaman menonton drama bencana yang begitu intens, begitu megah, apalagi sinematografer Salvatore Totino tahu benar bagaimana mengambil sudut-sudut dramatis nan indah, sampai-sampai membuat kita lupa bahwa sebagian besar latarnya merupakan olahan CGI.

Beberapa penjelasan ilmiah dan medis yang jejelkan di sepanjang film sedikit banyak sudah memberikan informasi kuat tentang efek buruk yang bisa didapat dari sebuah pendakian yang serangan pneumonia , mountain madness yang terjadi karena kekurangan oksigen, sampai terlalu lama terekspos udara dingin juga semakin menambah ancaman otentik yang di hasilkan Everest selain ganasnya pegunungan itu sendiri, membuat ketegangan yang ada menjadi semakin terasa manusiawi. Kuat di teknis tidak diikuti dengan penceritaan yang mengesankan.

Mencoba membuat Everest untuk tampil humble dan juga sebisa mungkin setia dengan sumber aslinya sedikit banyak sudah memaksa Kormákur untuk mengurangi kadar dramatisasinya, bukan berati naskah Everest sampai menjadi buruk dan tak layak tonton. Kamu mungkin bisa menyebutnya sebagai sajian dokudrama yang lebih memfokuskan pada kronologis peristiwa, masalahnya hal ini terkadang akan menjadi terasa lama dan membosankan, setidaknya itu di paruh awal film yang terlalu banyak menghabiskan waktu untuk memperkenalkan karakter-karakter utamanya, seperti misalnya, Rob Hall (Jason Clarke), pendaki veteran asal Selandia Baru yang harus meninggalkan istri tercintanya, Jan (Keira Knightley) yang tengah hamil di rumah tua demi pekerjaannya sebagai pemilik perusahaan jasa tour guide yang tengah mendapat proyek besar membawa para jurnalis ternama menuju puncak Everest.

Rob dan para jurnalis tidak sendiri, beberapa kelompok tur wisata lain seperti salah satunya yang dipimpin oleh Scott Fischer (Jake Gyllenhaal) pun kebetulan punya tujuan yang sama. Beruntung kesabaran berbuah manis, di paruh akhir Everest menunjukkan tajinya layaknya sebuah disaster movie besar. Begitu intens, begitu emosional, begitu banyak ancaman yang meneror, terlebih ketika melihat karakter-karakter di dalamnya berjuang bertahan hidup di ketinggian 24000 kaki dengan segala keterbatasannya.

Satu yang terlihat menojol dari karakter-karakternya di sini adalah hampir semua tokoh utamanya disesaki oleh deretan nama-nama besar. Selain Jason Clarke, Keira Knightley dan Jake Gyllenhaal masih ada Josh Brolin, Sam Worthington, Robin Wright, Emily Watson sampai John Hawkes yang secara tidak langsung sudah memberi nilai lebih buat daya tarik Everest.

Masalahna, Kormákur tidak terlalu piawai untuk bisa memanfaatkan sumber daya cast-nya yang melimpah itu dengan maksimal, hasilnya banyak pemain yang sebenarnya tidak perlu dicasting untuk peran sekecil itu misalnya saja Knightley dan Gyllenhaal yang hanya mendapat porsi sedikit untuk ukuran nama sebesar itu, atau juga Robin Wright yang bisa digantikan siapa saja. ya, singkatnya Everest memang punya banyak bintang besar, namun terasa mubazir karena tidak mendapatkan perlakuan yang layak sesuai kapasitas mereka.

Note : Gunakan Browser Bawaan HP Atau Google Chrome Agar Player Terbuka Sempurna !

Untuk Menampilkan Subtitle Click CC di Pojok Kanan Bawah media Player Sampai Menyala..

Untuk kualitas HD, harap periksa tombol HD di pojok kanan bawah media player, jika ada, pastikan tombol HD Menyala

Cara Downloadnya :
cara ke-1. klik kanan link download nya,, trus pilih “save link as” ,
cara ke-2. klik link download nya, nanti akan kebuka halaman baru yang isi nya video,, kemudian klik kanan video tersebut, pilih save video as.

Jika anda menggunakan IDM,
cara ke-3. Klik kanan link downloadnya, pilih download with IDM

SD-Download

HD-Download

Download Sub Disini

Dewancash - Agen Bola
Everest
Everest
Everest
Everest
Everest
No links available
No downloads available

Related movies